Sleman (MA Raden Fatah) – Sabah Bridge merupakan organisasi sosial atau non profit yang bergerak dibidang pendidikan dan sosial memiliki program membantu anak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau Pekerka Migran Indonesia (PMI di Sabah Malaysia agar mendapat pendidikan yang lebih tinggi di Indonesia yang baik bahkan hingga perguruan tinggi. Banyak sekolah digandeng dijadikan mitra kerja agar mau menerima dan membantu kepada anak TKI yang membutuhkan pendidikan ini. Salah satu sekolah yang dilirik untuk diajak bekerja sama adalah Madrasah Aliyah Swasta MA Raden Fatah Prambanan Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta.

Perwakilan Sabah Bridge yang bernama Azwan yang juga Alumni dari Program repatarialisasi tahun 2014 sekarang melanjutkan pendidikan tingginya di UNY program studi Administrasi Publik datang ke MA RADEN FATAH, Pelemsari Bokoharjo Prambanan Sleman untuk melaporkan kondisi organisasi dan menyampaikan program dan progres mereka saat ini dan berdiskusi panjang lebar dengan pihak Madrasah yang ditanggapi oleh Kepala Madrasah.

Sudah banyak anak TKI/PMI yang siap dibawa ke Indonesia dan berharap mendapatkan pendidikan tingkat SMA/SMK/MA. Azwan berharap MA Raden Fatah mau menerima sebagian dari mereka untuk belajar pendidikan formal di Madrasah. Kepala MA RADEN FATAH, Yazid Shofwan menyambut baik tamu dari Sabah Bridge dan Programnya. Yazid mengatakan akan mempelajari dan mendiskusikan terlebih dahulu program yang diajukan dan akan segera ditindaklanjuti dan memberikan jawaban atas tawaran program tersebut.

Azwan sempat berkeliling lingkungan Madrasah sekaligus survey fasilitas Madrasah dan Pondok Pesantren dan asrama yang telah dirintis baru sejak tahun 2018 dengan santri 15 santri. “Semoga MA Raden Fatah dapat menjadi jalan dan mitra kerjasama dengan Sabah Bridge, jadi jembatan para anak-anak PMI meraih pendidikan dan cita-cita di masa depan yang gemilang”, pungkas Azwan yang diaminkan oleh Kepala Madrasah. (desy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *